Pages

Senin, 27 Juni 2011

Fenomena Crop Circles Sudah Ada Sejak Abad 17

Kendati masih menimbulkan pro dan kontra di sejumlah masyarakat hingga kaum intlektual, fenomena Crop Circles sebetulnya sudah terjadi sejak Abad ke 17. Fenomena ini sering disebutkan di teks-teks akademis pada tahun 1700-an.

Kasus-kasus ini semakin merebak pada tahun 1970-an, dimana hampir 200 kasus dengan beberapa saksi mata telah menemukan ladang gandum berubah menjadi sebuah 'karya seni' tinggi dengan dengan proses pembuatan hanya satu malam saja.


Kasus yang sering terjadi di Inggris disertai dengan penampakan pijar atau bola berwarna cerah cahaya, lubang cahaya atau pesawat terbang terstruktur, ini yang pada akhirnya disebut sebagai pesawat UFO.


Perhatian serius terjadi pada tahun 1980 di Inggris Selatan. Desain tersebut berbentuk lingkaran sederhana, lingkaran dengan cincin, dan variasi pada salib Celtic. Kemudian gambar fenomena Corp Circles ini berkembang menjadi sebuah garis lurus dan pictogram.


Setelah tahun 1990 desain yang dikembangkan secara eksponensial dalam kompleksitas, dan bahkan sekarang terkadang di desain meniru fraktal komputer dan elemen yang berkaitan dengan keempat dimensi fisika kuantum.


Dari tahun ke tahun ukuran mereka juga meningkat, yang paling besar terjadi di beberapa daerah yang menempati seluas 200.000 meter persegi. Setidaknya telah ada lebih dari 10.000 dilaporkan dan didokumentasikan fenomena Crop Circles di seluruh dunia. 90 persen crop circles yang muncul berasal dari Inggris selatan.


Crop Circle sendiri banyak muncul di daerah pertanian gandum Amerika, Inggris, Rusia, Australia, dan sebagian Asia, yang baru-baru ini dikabarkan singgah di daerah Sleman, Yogyakarta.

0 komentar:

Poskan Komentar