Pages

Kamis, 23 Juni 2011

Jepang Ciptakan Komputer Tercepat di Dunia

Sebuah superkomputer Jepang telah merebut gelar mesin tercepat di dunia. Superkomputer K, yang dibuat perusahaan Fujitsu, mampu membuat 1 juta komputer desktop yang terhubung secara bersamaan. Karya ini sekaligus menggeser Tianhe-1A asal China yang sempat bertengger dalam enam bulan terakhir.

Superkomputer K memiliki kekuatan tiga kali lebih baik dari pemegang gelar seblumnya dan mampu melakukan delapan perhitungan quadrilliun setiap detiknya. quadrilliun merupakan suatu angka yang diikuti oleh 15 nol dan dalam jargon komputer kecepatan ini dikenal sebagai 8,2 petaflops.

Seperti yang dilansir MailOnline, (Kamis 23/6/2011), mesin tercepat sebelumnya adalah komputer China yang diberi nama 'Tianhe-1A', dengan 2,507 petaflops dan menyoroti munculnya kekuasaan China dibidang teknologi serta ekonomi. Mesin Tianhe-1A juga mengantarkan China kali pertama menduduki daftar kecepatan komputer dan bergelut memperebutkan gelar juara di Amerika Serikat (AS) yang memiliki empat dari sepuluh superkomputer ternama dunia.

Para ahli mengatakan, pengembangan mesin K, yang lebih cepat dari lima pesaing terdekatnya, menandai lompatan kemajuan besar Jepang dalam dunia teknologi. "Mesin ini sangat mengesankan dan jauh lebih kuat dari komputer lain," kata Profesor Jack Dongarra, yang mengumumkan daftar enam-bulanan superkomputer top dunia.

Peringkat kecepatan didasarkan dengan menjalankan persamaan matematis standar. Hal ini menunjukkan keunggulan Jepang untuk membuat komputer K. Dengan menghabiskan biaya USD1,2 miliar sebagai bukti kembalinya Jepang di posisi puncak teknologi komputer untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir.

Dikembangkan di RIKEN Advanced Institut Komputasi Sains, Kobe, Jepang, raksasa komputer ditempatkan dalam struktur iklim yang dikendalikan, dalam ruangan seperti gudang. Terdiri dari 672 lemari yang penuh dengan papan sirkuit yang berisi hampir 70.000 prosesor. Superkomputer K menggunakan energi yang cukup untuk kekuatan 10.000 rumah. Penciptanya mengklaim mesin tersebut tetap hemat energi.

"Penggunaan komputer K diharapkan memiliki dampak yang inovatif di berbagai bidang, mulai dari penelitian iklim global, meteorologi, pencegahan bencana, dan obat-obatan. Sehingga berkontribusi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan aman," kata seorang juru bicara lembaga RIKEN.

Ada lima superkomputer buatan AS yang menduduki peringkat 10 besar, termasuk sistem Jaguar di peringkat ketiga di Oak Ridge National Laboratory di Oak Ridge, Tennessee. Dari 10 peringkat besar tersebut di antaranya ada dua mesin dari China, dua dari Jepang dan satu dari Prancis.

0 komentar:

Poskan Komentar