Pages

Rabu, 26 Oktober 2011

Agar Bayi Tak "Bingung Puting"

(News Today) - Ibu bekerja perlu punya banyak akal agar konsisten memberikan ASI. Meski tak memiliki banyak waktu, selalu ada cara untuk bisa menyusui. Salah satu caranya adalah dengan memerah dan menyetok ASI dengan menggunakan kantong ASI atau kontainer. Dengan begitu bayi di rumah tetap bisa menikmati ASI Perah (ASIP) dengan berbagai cara, meski tak senikmat menyusu langsung di pelukan ibu.

Salah satu cara memberikan ASIP saat ibu bekerja adalah dengan menggunakan botol. Umumnya, botol yang banyak beredar di pasaran adalah botol dengan dot menyerupai puting payudara ibu.

Kombinasi cara memberikan ASI terkadang membuat bayi kesulitan menyusu. Dengan kata lain bayi mengalami bingung puting karena bentuk dot yang berbeda dengan puting payudara ibu. Bingung puting dialami bayi juga karena cara menyusu berbeda antara menyusu langsung dan menggunakan botol dot.

Bisa karena biasa
Presenter, model, dan ibu tiga anak Donna Agnesia mengaku saat menyusui, bayinya tak mengalami bingung puting. Pasalnya, Donna mengombinasikan dua cara menyusui, dengan menyusu langsung mau pun memberikan ASIP menggunakan botol dot. Kuncinya, lakukan bergantian sehingga bayi terbiasa menyusu ASI dengan cara berbeda.

"Prinsipnya sebenarnya karena kebiasaan. Jika bayi sudah terbiasa, ia tidak akan mengalami bingung puting. Bayi tetap bisa menyusu langsung, atau menyusu ASIP dengan menggunakan botol dot sekali pun," kata Donna di sela talkshow diadakan Philips Avent di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kesibukan Donna menjalani kariernya membuatnya harus membagi waktu untuk pekerjaan dan menyusui. Tanpa bantuan botol dot, sulit bagi ibu bekerja untuk konsisten memberikan ASIP. Karena ada waktu tertentu yang membuat ibu bekerja tak bisa menyusui langsung.

Selalu ada pilihan cara
Pilihan cara lain jika khawatir bayi mengalami bingung puting adalah memilih produk botol dengan kontur dot yang menyerupai puting. Dengan begitu bayi mudah mengenali dan tak merasa asing dengan botol dot mau pun saat harus menyusu langsung dengan ibunya.

Latihlah juga pengasuh atau keluarga di rumah untuk memberikan ASIP selama Anda bekerja. Di antaranya dengan memberikan ASIP melalui cangkir atau gelas kecil, sendok kecil, pipet, alat pemberi obat serupa alat suntik, menggunakan botol yang ujungnya berbentuk sendok.

Saat memberikan ASIP, latihlah bayi untuk menggunakan lidahnya seperti menyusu pada puting ibunya. Jangan tuangkan ASIP ke dalam mulut bayi, tetapi tempelkan saja pada bibir bayi dan biarkan bayi minum sendiri dengan dorongan lidahnya.

0 komentar:

Poskan Komentar