Pages

Kamis, 26 Juli 2012

Jalan Tersempit di Dunia Terancam Kehilangan Gelar

REUTLINGEN, KOMPAS.com — Jalan Spreuerhofstrasse, nama sebuah jalan di Reutlingen, Baden-Wurttemberg, Jerman, tengah menghadapi kemungkinan kehilangan gelar sebagai jalan paling sempit di dunia versi The Guinness Book of World Records yakni dengan lebar 31 cm.
Jalan yang dibangun pada 1726 itu merupakan celah tembok dua rumah yang bersampingan, tetapi tidak berdempetan. Saat itu, celah tersebut sengaja dibuat untuk antisipasi, jika salah satu rumah terbakar, maka api tidak akan cepat menyambar ke rumah lain.
Pada tahun 1820, pemerintah setempat mengumumkan jalan ini sebagai jalan umum. Walaupun telah menarik perhatian turis dunia, jalan ini kemungkinan bakal kehilangan gelarnya pada tahun 2013.
Hal ini karena sisi salah satu dinding terbuat dari kayu yang mulai mengembang karena terkena tetesan hujan sehingga lambat laun membuat gang semakin sempit. Jika suatu ketika tak dapat dilewati manusia lagi, statusnya sebagai jalan bisa jadi hilang. Hilangnya gelar ini dapat membuat kekecewaan besar bagi penduduk lokal.
Sekilas tidak banyak yang dapat dilihat di Spreuerhofstrasse. Lagi pula, jalan ini hanya sepanjang 3,80 meter. Bentuknya bahkan tidak bagus. Orang yang ingin melewatinya harus melewati tembok kosong, dan ketika hujan, air akan jatuh dari salah satu sisi tembok.
Namun, menurut Der Spiegel, turis dari Asia dan Amerika bergerombol untuk melihat gang ini. Mereka terkesima pada tulisan "Jalan paling sempit di dunia" pada setiap ujungnya, dalam bahasa Inggris dan Jerman.
Kepala Kantor Pariwisata Reutlingen Tanja Ulmer mengatakan kepada koran setempat, jika tidak ada yang dapat melewati jalan ini, maka ia tidak dapat lagi disebut sebagai jalan.
Wah, tampaknya The Guinness Book of World Records harus menyaksikan ribuan gang senggol yang ada di Indonesia sebelum memberi gelar ini kepada Jerman, ya. 

0 komentar:

Poskan Komentar