Pages

Kamis, 09 Agustus 2012

Kiat Membuat Nastar Antigagal

Nastar Keju
Nastar menjadi salah satu kue Lebaran favorit keluarga Indonesia. Anda bisa membuat sendiri di rumah, tak harus dengan peralatan masak canggih. Dengan cara dan peralatan sederhana, asalkan percaya diri untuk mempraktikkan teknik yang tepat, nastar buatan keluarga Anda bisa menjadi jamuan istimewa di hari raya.

Praktisi kuliner Peni Respati mengatakan setiap orang bisa membuat kue kering termasuk kue nastar favorit hari raya Lebaran. Kuncinya, percaya diri dan memerhatikan teknik pembuatan terutama saat membuat adonan.

"Ketidakpercayaan diri dalam membuat kue karena ketidaktahuan bahwa sebenarnya membuat kue kering itu sederhana dan mudah. Cukup menggunakan peralatan sederhana seperti spatula, baskom, sendok makan. Banyak orang yang membayangkannya sudah berat. Padahal kue bisa dibuat bersama anak-anak di rumah, dan malah bisa mengakrabkan keluarga. Biaya juga tidak besar karena tak harus bayar tenaga. Kita juga bisa memilih bahan yang lebih terjamin kualitasnya," jelas Peni saat ditemui Kompas Female di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setiap orang butuh dorongan dan contoh yang tepat membuat kue kering, terutama nastar. Dengan begitu ia akan mengetahui bahwa ternyata membuat kue itu mudah dan ia merasa sanggup membuatnya.

"Harus banyak berlatih. Dalam membuat nastar misalnya, bulatan kelima semestinya ia sudah bisa membuat kue dengan teknik tepat, karena yang paling sulit adalah membentuk kue dan ini membutuhkan kesabaran," tuturnya.

Peni memberikan sejumlah kiat membuat kue nastar bagi Anda yang kini tengah menyiapkan jamuan hari raya istimewa khas keluarga.

Saat membuat adonan kue nastar, baik adonan isi, olesan dan kulit jangan semuanya dimasukkan bersamaan. Masukan bahan secara bertahap, ini penting, karena banyak yang gagal membuat adonan lantaran semua bahan dicampurkan sekaligus.

Terutama untuk adonan kulit, lakukan penyampuran bahan seperti terigu, gula, kuning telur, margarin, butter, susu dengan penuh kesabaran. Pastikan semua bahan menyatu sempurna sehingga teksturnya lebih lembut.

Untuk penggunaan telur, Peni menyarankan sebaiknya pisahkan putih telurnya dan hanya menggunakan kuning telur. Jika Anda ingin mencampurkan keju dalam adonan, sebaiknya parut keju terlebih dahulu agar mudah bercampur dengan bahan lainnya.

"Adonan yang kalis membuat nastar lebih mudah dibentuk," jelasnya.

Sementara, untuk adonan isi. Anda bisa membuat selai nanas sendiri alih-alih membeli jadi yang belum tentu terjamin kualitasnya. Kalau membuat selai nanas sendiri, Anda bisa mengendalikan citarasa asam sesuai selera.

Caranya, blender atau parut nanas, lalu panaskan di atas api kecil hingga air surut. Saat air mengering tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit, saran Peni.

Sedangkan untuk hiasan luar, jika ingin menambahkan keju pada bagian luar nastar, cara memarut keju juga perlu diperhatikan. "Cara memarut keju memengaruhi bentuknya, cantik atau tidak, penampilan kue juga penting untuk menggugah selera," saran Peni.

Nah, penggunaan keju juga memengaruhi kualitas nastar. Karenanya, pastikan Anda menyimpan keju dengan baik agar saat digunakan untuk membuat kue, kualitas keju masih baik. Yakni keju tidak berjamur, dan citarasanya tetap terjaga.

Peni menyarankan, "Untuk penyimpanan keju, tutup dengan alumunium foil, masukan plastik, simpan di tempat tertutup supaya tidak lembab karena bisa menyebabkan berjamur, namun juga jangan biarkan kering. Keju masih aman disimpan 1-2 hari,"

Untuk olesan luar, agar nastar mengkilau keemasan, tambahkan kuning telur dengan madu.

Proses memasak juga turut memengaruhi hasil akhir pembuatan nastar. Menurut Peni, saat Anda hampir menyelesaikan olesan bulatan nastar, panaskan oven. Sehingga saat seluruh bulatan nastar selesai dikerjakan, kue siap dipanggang di oven bersuhu 180 derajat Celcius selama 25-30 menit atau hingga kuning keemasan dan matang.

Selamat membuat Nastar di rumah bersama keluarga.



0 komentar:

Poskan Komentar