Pages

Selasa, 11 September 2012

Presiden Dijadwalkan Buka PON XVIII Malam Ini

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (11/9/2012), dijadwalkan membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Pekanbaru, Riau.

Informasi yang diterima dari Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan menyebutkan, Presiden akan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 10.00 WIB dan tiba di Pekanbaru pukul 11.40 WIB. Pembukaan PON XVIII dilakukan pukul 19.30 WIB.

Sehari sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenaan Julian Aldrin Pasha menyatakan, Presiden telah menerima laporan dari Wakil Presiden Boediono tentang kesiapan penyelenggaraan PON XVIII. "Wapres melaporkan baik dari segi fasilitas, infrastruktur, maupun kesiapan secara keseluruhan penyelenggaraan PON telah berjalan dengan baik dan siap diresmikan Presiden," kata Julian.

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng juga menyatakan, seluruh fasilitas PON XVIII siap digunakan. Ia menyatakan, dari 54 arena yang akan digunakan, 52 di antaranya selesai dibangun dan difungsikan. Dua sisanya, yakni arena untuk cabang menembak dan futsal, menurut Andi, pembangunannya masih minimalis, tetapi bisa difungsikan untuk menggelar pertandingan PON.

Ia mengatakan, sebelumnya ada kendala terkait pembangunan sejumlah arena di Riau. "Pembangunan sarana dan prasarana baru memang ada kendala, seperti yang terjadi di Pekanbaru. Sampai April lalu, sebenarnya sudah on track, tetapi ada situasi di Riau di mana APBD tidak bisa disahkan dan dananya tidak bisa dicairkan, hingga saat-saat terakhir kita percepat dan dananya bisa dicairkan," tuturnya.

Andi menjamin, percepatan pembangunan sejumlah arena itu tidak akan memengaruhi kualitas bangunan maupun pertandingan yang akan digelar di sana. "Tentu tidak (mempengaruhi). Terakhir saya cek di lapangan, yang rubuh di lapangan tenis, misalnya, itu kanopi di lobi pintu masuk dan tidak akan mengganggu jalannya pertandingan. Saya sudah mencoba main tenis di sana dan tidak ada masalah di lapangan," kata Andi. 
 
 
 

0 komentar:

Poskan Komentar