Pages

Rabu, 03 Oktober 2012

White House Jadi Target Serangan Cyber

detail berita
Cybersecurity merupakan masalah besar bagi pemerintahan akhir-akhir ini, karena keinginan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk menjebol akses keamanan terus meningkat. Baru-baru ini, Gedung Putih menambah daftar panjang institusi pemerintah yang menjadi target cyberattack.

Dilansir Neowin, Selasa (2/10/2012), usai diserang pada Minggu lalu, Washington Free Beacon mengindikasikan bahwa hacker berasal dari China. Peretas tersebut diketahui mendapatkan akses melalui metode "spear phising".

Spear phising merupakan serangan yang lazim digunakan oleh pihak-pihak terntentu untuk mendapatkan akses keamanan. Dalam prosesnya, para hacker mengirim email ke pekerja di sebuah perusahaan, pemerintahan atau organisasi lainnya dengan menyertakan informasi tentang karyawan atau organisasi yang terpercaya sehingga membuat email tampak seperti sungguhan.

Menurut Free Beacon, akibat serangan tersebut para hacker mendapatkan akses perintah nuklir dan informasi penting lainnya yang seharusnya tidak berada di tangan yang salah. Namun sumber lain mengatakan bahwa tidak ada informasi yang dicuri dari serangan tersebut.

"Orang China memiliki tujuan yang agresif untuk menyusup jaringan pemerintah Amerika Serikat (AS) dan swasta. Jaringan gedung putih akan menjadi mahkota permata dari kampanye tersebut sehingga tidak mengherankan bahwa mereka mencoba cara yang paling sulit untuk menembus jaringan keamanan," kata mantan peneliti ancaman cyber Dmitri Alperovitch. 



0 komentar:

Poskan Komentar