Pages

Selasa, 21 Juni 2011

China dan AS Hadapi 'Perang Dingin Cyber'

Diam-diam perang dingin di dunia cyber antara Amerika Serikat dan China mulai terkuak. Jika sebelumnya pihak Beijing selalu membantah, saat hal tersebut mulai terlihat jelas.

Dalam laporan terbaru dari koran di China, yang berhasil dirangkum Reuters menyatakan bahwa pihak militer Beijing menekan agar China terus melakukan serangan cyber untuk menangkal serangan Pentagon yang mungkin saja bisa terjadi.

Sebelumnya, pihak AS sudah melakukan tuduhan-tuduhan terhadap China, seperti tuduhan mengenai pelanggaran keamanan jaringan dari Lockheed Martin Corp dan mitra militer AS lainnya. Pihak Washington juga menuduh bahwa ada penipuan yang bertujuan mendapatkan akses ke akun email Google milik pejabat AS dan aktivis hak asasi manusia China.
    
Di sisi lain, surat kabar resmi yang dikelola tentara China mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena Beijing yang rentan terhadap serangan.

"Militer AS mempercepat untuk merebut posisi komandan militer di Internet, dan perang internet sedang didorong ke puncak badai," sebut koran tersebut.

Laporan ini bukan pernyataan resmi pemerintah, tapi surat kabar militer diedit dengan cara yang mencerminkan pemikiran resmi. Jadi hal ini menunjukkan bahwa Cina juga khawatir dengan masalah serangan Internet dan mereka hanya melakukan pembelaan.

"Walaupun negara kami telah berkembang menjadi kekuatan Internet yang besar, internet kami dengan pertahanan keamanan masih sangat lemah. Jadi kita harus mempercepat pengembangan teknologi internet pertempuran dan persenjataan," kata laporan itu.
    
"Komprehensif meningkatkan kemampuan militer kami untuk mempertahankan batas-batas internet," desak mereka.

Seperti yang Anda mungkin sudah tahu, Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengatakan awal bulan ini bahwa Washington sangat prihatin serangan cyber, dan bahwa mereka siap untuk menggunakan kekuatan  hacker dalam melakukan tindakan perang. Pentagon juga keluar dan mengatakan bahwa mereka siap untuk melihat cyber-serangan sebagai tindakan perang.

0 komentar:

Poskan Komentar