Pages

Kamis, 21 Juli 2011

2017, Kapasitas Tenaga Angin Meningkat Drastis

Peneliti telah mengungkapkan bahwa total tenaga angin untuk menjadi pembangkit listrik akan meningkat drastis hingga tiga kali lipat di tahun 2017.

Lembaga penelitian Pike mengatakan proyek pembangkit tenaga listrik tersebut tersebar, baik di darat maupun lepas pantai.


"Bahwa jumlah listrik yang dihasilkan dari angin akan melompat dari 194,3 gigawatt (GW) yang diproduksi di 2010, menjadi 562,9 GW sebagai investasi dalam meningkatkan tenaga angin yang akan menghabiskan dana USD56 Miliar," sebut lembaga tersebut.


Tenaga angin mulai digunakan secara efektif pada tahun 2006 dan menghabiskan investasi yang besar hingga mencapai krisis keuangan global pada akhir tahun 2008. Namun, ditahun 2010 penggunaannya tumbuh hingga 30 persen.


Pike tidak melihat tenaga angin pernah mencapai pertumbuhan yang tinggi dari kinerja terbaik selama bertahun-tahun, namun perkiraan kapasitas daya angin akan terus meningkat terus.


"Ini adalah waktu yang dinamis untuk melakukan invasi,"ungkap Peter Asmus, seorang analis senior, seperti yang dikutip
TG Daily, Kamis (21/7/2011).

Asmus menambahkan, meskipun pasar kurang stabil menyambut adanya teknologi pembangit listrik tenaga angin, namun ini saatnya berinovasi. Walaupun akan ditemui adanya sisi negatif potensial untuk perusahaan pembangkit tenaga angin.


"Ada banyak hal yang harus dipertaruhkan sebagai perusahaan yang mendorong batas teknologi dan mengambil risiko pasar, terutama di sektor yang semakin kompetitif. China akan tampil sebagai pemimpin global dalam invoasi teknologi tenaga angin ini,"jelas Asmus.


Sementara itu, Eropa tetap sebagai ujung tombak, terutama dalam pengembangan tenaga angin lepas pantai. Dan apa yang bisa dilakukan Amerika Serikat (AS)?


"AS masih sedikit berada dibelakang, namun sebuah laporan menyebutkan opimisme munculnya industri ini dan akan menurunkan biaya untuk penelitian dan pengembangannya,"imbuhnya.

0 komentar:

Poskan Komentar