Pages

Kamis, 02 Agustus 2012

Microsoft Ubah Hotmail Jadi Outlook.com

Layanan email Outlook dari Microsoft

KOMPAS.com - Microsoft merombak layanan email gratisan Hotmail yang diambil alih pada 1998. Perombakan ini salah satu dengan mengganti namanya menjadi Outlook.com.

Langkah ini dilakukan Microsoft demi mengejar ketertinggalan dari layanan serupa dari pesaingnya, yaitu Gmail besutan Google dan Yahoo Mail.

Dari tampilan baru Outlook.com, pengguna akan dihadapkan pada tampilan yang segar, minimalis dan bersih, yang masih terinspirasi oleh tampilan antarmuka Metro.

Jika tanda panah pada tombol Outlook diklik, ada empat pilihan menu utama yakni mail, people, kalender, dan layanan komputasi awan SkyDrive.

Microsoft menyadari pentingnya situs jejaring sosial sebagai alat penghubung antar manusia.

Karena itu, pengguna Outlook dapat berkomunikasi dan berbagi ke jejaring sosial Facebook, Twitter, LinkedIn, Google, dan akan datang untuk Skype.
Kontak yang ada di email Outlook.com selalu update dengan foto-foto, status, dan tweet teman.

"Kami mempersembahkan untuk Anda, layanan e-mail pertama yang terhubung dengan Facebook, Twitter, LinkedIn, Google, dan menyusul, Skype," kata Vice President Microsoft, Chris Jones, seperti dikutip dari blog resmi Microsoft.

Bagi Anda yang super sibuk, Microsoft menyediakan aplikasi perkantoran gratis berbasis web yang disebut Office Web Apps.

Anda dapat melihat dan mengedit dokumen Office yang telah terintegrasi dengan layanan media penyimpanan awan SkyDrive berkapastas 7GB.

Anda bebas menyesuaikan kotak masuk pesan dengan preferensi yang diinginkan dengan membuat folder, kategori ataupun aturan sendiri. Pendaftaran email dapat dilakukan di Outlook.com.

Jika Anda adalah seorang yang sudah nyaman menggunakan GMail, bisa jadi Anda juga jatuh hati dengan Outlook. Ada pengalaman yang berbeda saat menggunakan webmail Outlook.

Dan yang terpenting, layanan yang ditawarkan lengkap, mulai dari aplikasi perkantoran berbasis web, media penyimpanan awan, serta integrasi ke jejaring sosial.

Beberapa jam dirilis, ada satu juta orang yang mendaftar di layanan Outlook.com.

0 komentar:

Poskan Komentar