Pages

Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anda dan Dia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 September 2012

6 Mitos "True Love"

Setiap orang selalu siap bahkan fasih untuk menyemburkan opini tentang cinta sejati  (true love). Bisa saja mereka mengungkapkan kebenaran sesuai pengalaman hidup mereka. Kabar baiknya adalah, kebenaran mereka bukan berarti hal mutlak bagi Anda
Berikut adalah beberapa mitos populer tentang cinta sejati serta alasannya hal tersebut tidak selalu benar.

1.Setelah menikah hubungan menjadi “dingin”
Ketika Anda menikah dan (terutama jika) Anda memiliki anak-anak, hidup menjadi sibuk, yang berarti Anda kadang-kadang terlalu lelah untuk seks apalagi bermesraan dengan suami. Tapi jika Anda berdua memutuskan untuk membuat kencan, kebersamaan serta seks menjadi prioritas, hal ini tidak akan terjadi.

2.Anda hanya memiliki satu belahan jiwa
Pernyataan yang paling popular bagi mereka yang merasa menemukan belahan jiwanya. Masalahnya, bagaimana dengan orang yang kehilangan pasangan atau bercerai? Apakah mereka benar-benar hanya mendapatkan satu kesempatan untuk mendapatkan cinta sejati? Jawabannya tidak. 

3.Jika Anda bersama dengan orang yang tepat tidak akan ada pertengkaran
Pernyataan ini begitu naïf. Bahkan orang-orang yang saling mencintai dengan segenap hati mereka kadang-kadang bertengkar. Ini adalah hal yang lumrah terjadi ketika Anda menjalani hubungan dengan orang lain.

4. Anda harus selalu bersama
Salah satu cara termudah untuk kehilangan diri sendiri dalam suatu hubungan adalah untuk percaya bahwa Anda dan pasangan Anda harus menikmati kegiatan yang sama. Selalu bersama-sama dalam segala kesempatan dan kegiatan. Hingga Anda tak punya waktu buat Anda sendiri dan melupakan hobi serta minat Anda. Bersamanya bukan berarti Anda juga kehilangan jati diri, waktu bersama dengan teman-teman. Serta mengembangkan bakat dan minat yang Anda miliki.

5. Menemukan cinta sejati akan menghapus kesepian
Bahkan jika Anda telah menemukan cinta sejati, bukan berarti tidak akan ada hari, minggu, bahkan waktu berbulan -bulan, saat Anda tidak merasa sendirian. Tugas keluar kotanya, walaupun Anda tahu ia bekerja dan dapat dipercaya. Tapi akan ada masa-masa saat Anda jauh darinya, dan harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Memiliki masalah yang harus segera dipecahkan sendiri saat itu. Lalu, akan ada masa Anda merasa sendirian dan sangat kesepian.

6.Satu-satunya cinta yang benar-benar Anda butuhkan dalam hidup adalah cinta sejati.
Di dunia ini Anda tak hanya hidup bersamanya. Satu orang tak akan memenuhi seluruh kebutuhan cinta Anda. Setiap manusia membutuhkan cinta dari tempat yang berbeda-beda. Misal, teman, pekerjaan , orangtua, anak dan mengetahui bahwa ada  berbagai macam cinta adalah hal yang sehat. Hal ini membantu Anda bangkit jika ternyata “cinta sejati” Anda kandas.




Jatuh Cinta Bikin Anda Lebih Pintar

Tahukah Anda bahwa cinta tak hanya membuat Anda bahagia tapi juga membuat Anda lebih pintar. Jatuh cinta tak pernah ada hubungannya dengan hati. Semua itu merupakan reaksi kimia yang ada dalam otak Anda.
Saat sedang jatuh cinta otak akan menghasilkan banyak hormon dan aktif. Nah, berikut lima langkah yang akan memaksimalkan fungsi otak Anda saat sedang jatuh cinta.
1. Menikahi seseorang yang mirip dengan Anda.
Sebuah studi longitudinal di Seattle menemukan bahwa hubungan yang paling stabil adalah mereka yang memiliki tingkat kecerdasan, fleksibilitas sikap, tanggung jawab sosial, dan tingkat pendidikan yang sama.

2. Sering-sering bergandengan tangan
Selain menciptakan perasaan hangat dan kedekatan, berpegangan tangan dapat membantu Anda terlepas dari stres. Sebuah studi menggunakan scan otak menemukan bahwa ketika perempuan menikah diberitahu mereka akan menerima sengatan listrik, dengan hanya memegang tangan  suami mereka dapat meminimalkan respon otak terhadap serangan.

3. Ciuman sekali sehari
Ini berhubungan dengan memicu pelepasan hormon oksitosin serta menurunkan kadar hormon stres kortisol. Akan tetapi itu belum semua. Para peneliti mengatakan bahwa ketika berciuman, kita mengaktifkan hampir setengah dari saraf kranial yang mempengaruhi fungsi otak.

4. Pajang foto bulan madu
Menempatkan foto saat Anda berbulan madu, terutama pada tahap awal hubungan bisa mengaktifkan bagian dari otak yang berhubungan dengan kesenangan, penghargaan, perhatian fokus serta motivasi.

5. Sering menghabiskan waktu bersama
Studi menemukan bahwa tekanan darah rata-rata seseorang akan lebih rendah ketika menghabiskan waktu dengan suami atau istrinya daripada ketika mereka menghabiskan waktu sendiri atau dengan orang lain. Bahkan jika Anda tidak berbicara, hanya menghabiskan waktu di ruangan yang sama, dan masing-masingnya sibuk membaca, menonton TV, atau berselancar di dunia maya, pengaruh positif itu tetap Ada. Tetapi tentu saja, yang paling baik adalah berdiskusi atau sekedar berkelakar dengan pasangan Anda.