Pages

Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Energi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Agustus 2012

CERN Berhasil Menciptakan Materi Terpanas

Tim peneliti dari Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) kembali membuat kejutan. Mereka berhasil mencipatakan materi buatan terpanas.

Materi buatan terpanas itu diciptakan oleh tim eksperimen A Large Ion Collider Experiment (ALICE). Mereka menabrakkan ion timah satu sama lain sehingga menciptakan quark gluon plasma, materi yang dikenal sebagai sup primitif yang terbentuk beberapa milidetik setelah Big Bang. Materi tersebut "bebas" bukan membentuk ikatan sebagaimana proton dan neutron.

Sebelumnya, pencetak rekor pencipta materi terpanas adalah Brookhaven National Laboratory (BNL). Tim peneliti di lembaga riset itu menciptakan materi dengan suhu 4 triliun derajat Celsius.

Kini, dalam Quark Matter Conference 2012 di Washington pada 13 Agustus 2012 lalu, tim CERN mengumumkan bahwa materi yang mereka ciptakan 38 persen lebih tinggi dari materi terpanas sebelumnya. Dengan demikian, bisa diperkirakan bahwa materi buatan CERN mencapai suhu 5,5 triliun derajat Celsius.

Meski prestasi BNL terkalahkan dalam penciptaan materi terpanas, lembaga riset itu berhasil mengetahui salah satu karakteristik quark-gluon plasma. Berdasarkan hasil riset mereka, quark gluon plasma dalam kondisi tertentu bisa eksis berupa gas hadron, sama halnya seperti air yang bisa eksis dalam bentuk es atau uap air.

Baik BNL maupun CERN sama sekali tidak fokus pada upaya penciptaan materi terpanas. Fokusnya adalah menyelidiki apa yang terjadi dan apa saja yang tercipta setelah Big Bang. Ke depan, CERN akan terus menyelidiki karakteristik quark-gluon plasma. Bersama tim lainnya seperti ATLAS san CMS yang mengumumkan eksistensi partikel mirip Partikel Tuhan beberapa waktu lalu, CERN akan menguak rahasia penciptaan alam semesta. 



Rabu, 07 Maret 2012

Pertamina Siap Dukung Kenaikan Harga BBM

Ilustrasi. (Foto: okezone)
JAKARTA - PT Pertamina mendukung rencana pemerintah menaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) bersubsidi Rp1.500 menjadi Rp6.000 per liter.

"Baguslah, kita pernah capai harga itu. Kita ikuti pemerintah," kata VP Corporate Communication Pertamina M Harun saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2012).

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengusulkan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp1.500 per liter. "Usulan di rancangan APBNP 2012 naik Rp1.500. Kembali ke dulu harga BBM menjadi Rp6.000 per liter, kita pernah mengalaminya," kata Menteri ESDM Jero Wacik.

Adapun alasan kenaikan tersebut karena harga minyak dunia yang meningkat pesat. Dia mencontohkan harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada Februari 2012 lalu sudah mencapai USD122 per barel, padahal harga minyak Indonesia pada Januari 2012 hanya USD115 per barel.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo juga memastikan bahwa pemerintah telah memilih opsi kenaikan BBM subsidi sebesar Rp1.500 per liter ketimbang memberi subsidi tetap sebesar Rp2.000 per liter.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa asumsi harga minyak mentah (ICP) diganti menjadi USD105 per barel dari sebelumnya USD90 per barel dan lifting minyak 930 barel per hari dari sebelumnya 950 barel per hari.