Pages

Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2012

Agar Abon Buatan Sendiri Tahan Lama

perhatikan trik-triknya agar abon lebih tahan lama
Tingkat kesulitan yang sering dialami saat membuat abon adalah dagingnya yang mudah hancur, belum kering, atau terlalu berminyak. Pakar kuliner Bara Pattiradjawane mengungkapkan bahwa pembuatan abon tidak sulit asal tahu caranya. Termasuk cara agar abon buatan sendiri sama awetnya dengan yang dijual di luar.
"Jika proses pembuatannya tepat, maka abon buatan sendiri bisa tahan sampai satu bulan dalam wadah kedap udara," tukas Bara dalam acara demo masak di Jakarta beberapa waktu lalu.
Nah, berikut rahasianya:
1. Proses menggoreng
Menggoreng abon memang agak sedikit tricky. Pertama, gunakan minyak secukupnya agar hasil gorengan dagingnya tidak terlalu berninyak. Kedua, masukkan daging suwir ke dalam wajan panas sedikit demi sedikit. Menurut Bara, menggoreng daging abon sekaligus banyak akan membuat daging suwir jadi menggumpal. Daging yang menggumpal ini akan menyerap minyak lebih banyak. Maka, hasilnya menjadi lebih basah sehingga mudah basi.
2. Penggunaan bumbu
Bumbu dasar yang digunakan untuk membuat abon antara lain bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan cabai yang dihaluskan. Ketika dihaluskan, bumbu ini akan mengeluarkan cairan yang memengaruhi tekstur daging saat digoreng. "Agar lebih tahan lama, maka pastikan agar tumisan bumbu ini benar-benar kering, tetapi jangan sampai gosong," saran Bara.
3. Gunakan oven
Menggoreng abon terlalu lama tak ayal akan membuat abon jadi mudah gosong. Satu trik yang bisa digunakan untuk mengeringkan daging tanpa membuatnya jadi gosong adalah dengan oven. "Setelah matang, oven daging selama 15-20 menit dengan suhu 100 derajat celsius," tukasnya. Setelah selesai, diamkan abon di dalam oven selama satu menit agar benar-benar kering.
4. Gunakan api sedang
Agar abon lebih kering, bukan berarti Anda harus menggorengnya dengan api besar. Bara menyarankan untuk menggunakan api sedang untuk hasil abon kering sempurna. Penggunaan api besar akan membuat abon jadi lebih mudah gosong, sementara dagingnya belum tentu matang. Sedangkan api yang terlalu kecil membuat daging lebih banyak menyerap minyak goreng.
5. Gunakan wadah bersih
Wadah penyimpanan juga berperan penting untuk menjaga abon tetap awet. Sebelum digunakan untuk menyimpan abon, pastikan wadah ini benar-benar bersih dan kering. "Cuci stoples dengan air panas dan keringkan dengan lap bersih agar wadah lebih higienis."





Selasa, 07 Agustus 2012

Menikmati Otentiknya Katsu Jepang

Ebi Katsu Curry
Anda menyukai jenis makanan digoreng? Nah, cobalah aneka gorengan khas Jepang yang dikenal dengan nama katsu, di restoran Katsusei. "Restoran ini punya spesialisasi sebagai restoran katsu. Karena semua menu utama yang disajikan adalah katsu," jelas Leonardo Lesmana, Marketing and Communication Manager Katsusei kepada Kompas Female, di Katsusei Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2012) lalu.
Beragam  menu katsu yang ditawarkan di restoran yang kental dengan suasana Jepang ini, antara lain, Ebi Katsu Curry, Beef Katsu Set, Minced Beef Katsu Set, Chicken Katsu Set, Chicken Cheese Roll Katsu Set, Seafood Mix Fry, Shrimp Fry Set, Halibut Fry Set, sampai Scallop Fry Set. Khusus untuk menu beef, hanya menggunakan daging sapi wagyu saja.
"Menu yang paling banyak disukai salah satunya adalah Ebi Katsu Curry," jelas Leo. Tak usah khawatir tidak akan merasa kenyang menikmati Ebi Katsu Curry, sebab menunya tersedia lengkap nasi. kuah kari dan semangkuk sup miso yang hangat.
Tekstur ebi katsu yang renyah berpadu dengan nasi putih yang tersiram kuah kari ini terasa mantap. Ebi katsu meski garing di luar namun bagian dalam terasa lembut. Rahasianya terletak pada campuran tepung panko (tepung katsu khas Jepang). Untuk mendapatkan citarasa katsu yang otentik Jepang, Katsusei memboyong sebagian besar bahan bakunya dari Jepang sampai Executive Chef-nya. Leo pun mengungangkapkan kalau kari ala Jepang ini memiliki rasa rempah yang lebih bersahabat bagi lidah kita dibandingkan kari India.

ebi
Menu non halal
Katsusei juga memiliki aneka menu katsu non halal, antara lain Pork Sirloin, Shrimp and Pork Tenderloin Katsu Set, Sappari Pork Sirloin Katsu Set, Pork Tenderloin Katsu Nabe Set, dan lain-lain. Hampir sama dengan menu katsu lainnya, pork katsu ini disajikan lengkap seperti menu katsu lainnya. Tapi jangan khawatir, "Kami punya dua dapur dan peralatan yang berbeda untuk memasak makanan halal dan non halal. Maka masyarakat muslim juga bisa makan di restoran ini tanpa khawatir," tukasnya.
Beda menu, beda cara makan
Sekalipun hanya sekedar gorengan, namun masyarakat Jepang sangat memperhatikan cara menyantap makanan. Jika Anda memilih menu set, maka satu paket menu katsu akan dihadirkan ke hadapan. Mulai dari salad, nasi, katsu, wijen (goma), saus dingin (konkatsu), wadah kosong dan sebatang kayu. Ternyata untuk menyantap menu set ini, Anda diharuskan untuk meracik sendiri saus katsu sesuai keinginan Anda.
Pertama, ambil wadah wijen sangrai (goma) dan haluskan perlahan dengan menggunakan kayu sampai tingkat kehalusan yang diinginkan. Setelah halus, campurkan dengan konkatsu (saus dingin) ke dalamnya dan campur sampai rata. Aroma wijen sangrai ini akan menyatu dengan saus dingin. Kemudian, cocol saja potongan katsu ini ke dalam saus baru disantap.
Namun, jika memesan menu lainnya, Anda tak perlu melakukan hal ini. Karena tidak semua menu cocok disajikan dengan saus wijen. Cara paling baik untuk menikmatinya adalah selagi masih hangat.
Setelah menikmati gorengan ini, tak perlu takut akan kolesterol dan lemak yang menempel di tubuh. Pesan saja ojicha (sejenis teh hijau) yang berguna untuk melancarkan pencernaan dan melunturkan kolesterol.
beef

Sabtu, 04 Agustus 2012

Sushi Pilihan Menu Sehat Buat Berbuka

Sushimise menghadirkan menu fushion sushi dengan harga yang terjangkau.
Konsep hidup sehat tak pernah terlepas dari makanan yang sehat. Selain memperbanyak konsumsi sayur dan buah, Anda juga bisa memilih makanan yang terkenal sehat, seperti sushi. Makanan asal Jepang itu sangat populer di sini, tak heran beragam restoran sushi mudah ditemukan mulai dari bintang lima sampai kaki lima. Nah, Sushimise salah satunya. Sushimise yang berarti kedai sushi ini menghadirkan kreasi sushi modern atau fushion sushi.
"Restoran ini sudah berdiri sejak tahun 2006 lalu di kawasan Kemang dan sampai saat ini sudah ada empat cabang di Serpong dan Bintaro," jelas Wita Wibisono kepada Kompas Female dalam acara media gathering di La Codefin, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2012) lalu.
Beragam pilihan menu yang nikmat dan sehat seperti Volcano Roll, Unagi Godzila, Crispy Roll, Ebi Dragon, Unagi Dragon, California Roll, Black Spiderman, sampai Captain Tsubasa bisa Anda temui di kedai ini. "Namun yang paling banyak digemari adalah Volcano Roll dan Crispy Roll," tukas Wita. Sekalipun terdengar biasa, namun sensasi crispy dari kulit salmon yang digoreng garing dan digulung dalam nasi sushi Jepang yang pulen ini sangat menggoda. Tambahan remahan kulit salmon dan tobiko (telur ikan terbang) semakin menambah kenikmatannya.

Sekalipun mengusung konsep restoran sushi, namun Sushimise juga menghadirkan berbagai makanan lain seperti Salmon Teriyaki Teishoku, Grill Norway Salmon yang disajikan dengan saus khas Sushimise dan dihidangkan bersama Japanese rice, miso soup dan salad. Jika tak ingin menyantap makanan yang terlalu berat, maka Sashimi Mix Salad bisa jadi pilihan yang nikmat.

Sushi memang paling cocok disantap sambil menyeruput segelas ocha (teh hijau) hangat. Namun, Sushimise menghadirkan paduan lainnya yang tak kalah nikmat yaitu Mise Healthy Green yang terbuat dari sayuran dan buah yang segar.

Menu khusus Ramadhan
Selama bulan Ramadhan ini, Sushimise menambah beberapa menunya. Wita mengungkapkan bahwa di bulan ini, Sushimise menghadirkan menu paduan dari makanan Jepang dengan Indonesia. Salah satunya adalah dengan menghadirkan free tajil khas Indonesia.

Di bulan ini, Sushimise menghadirkan kreasi menu Gyu Don dan juga Chicken Katsu Curry yang unik. Irisan tipis daging sapi Gyu Don yang berbalut telur dadar dan irisan daun bawang ini terasa nikmat disantap dengan tambahan nasi putih ala Jepang. Chicken Katsu Curry juga terasa istimewa karena menggabungkan renyahnya chicken katsu dengan aroma kari yang kaya rempah. Menu-menu yang berbasis nasi ini pastinya bisa memuaskan perut setelah berpuasa.


Jumat, 03 Agustus 2012

Hidangan Sahur Praktis

Nasi Goreng Seafood
Biasanya kalau sahur, mereka yang mempunyai waktu sempit harus berpikir untuk mencari masakan yang praktis dan cepat dibuat, yang penting seimbang gizinya.
Mengingat selama puasa kita tetap harus bekerja seperti biasa, jadi harus berpikir untuk mengatur makanan untuk kesehatan, yaitu dengan banyak makan sayuran dan buah dengan mengurangi makanan gorengan karena makanan gorengan akan membuat kita haus pada siang harinya. Banyaklah minum air putih dan makan yang tidak berlebihan.
Di sini kami sajikan hidangan sahur yang praktis dan cepat. Yaitu:
Nasi Goreng Seafood
Untuk: 2 porsi
Kalori 1 porsi: 409 kalori
Bahan:
- 200 gr nasi
- 2 sdm minyak
- 50 gr bawang bombai iris
- 100 gr bakso ikan, digoreng lalu diiris
- 100 gr otak otak ikan
- 1 bh sosis ikan, diiris
- 50 gr udang kupas
- 50 gr taoge
- 50 gr kol, diiris
- 1 sdm kecap ikan (nampla fish sauce)
- 1 bh kaldu instan
- 5 bh cabe rawit diiris kecil

Cara Membuat:
1. Tumis bawang bombai sampai layu, kemudian masukkan udang lalu aduk.
2. Masukkan kol dan taoge, beri kecap ikan, kaldu instan dan cabe rawit.
3. Masukkan nasi, aduk rata, kalau masih kurang asin, boleh tambahkan garam, aduk rata kembali, angkat.
4. Hidangkan

Bubur Seafood
Untuk: 2 porsi
Kalori 1 porsi: 378 kalori
Bahan:
- 60 gr beras
- 100 gr jamur merang, iris kecil
- 1 liter santan encer
- 3 lbr daun jeruk
- 1 batang sereh memarkan
- Garam secukupnya
Bahan Isi:
- 100 gr bakso ikan digoreng, diiris
- 100 gr otak otak ikan diiris
- 1 batang sosis, diiris
- 50 gr daging ikan, diiris kecil
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 50 gr bawang bombai, diiris
- 2 siung bawang putih, diiris
- 1 sdt bubuk kari
- 100 ml air kaldu
- Sedikit merica
- Sedikit garam

Cara Membuat:
1. Bubur
: Rebus santan, beras, sereh dan daun jeruk sampai kental, kemudian masukkan jamur. Aduk sampai masak, sisihkan.
2. Isi
: Tumis dengan minyak, bawang bombai, bawang putih dan daging ikan, aduk rata. Kemudian beri bubuk kari, tumis sampai ikan masak kemudian tuangi kaldu. Masukkan bakso, otak-otak dan sosis, aduk rata kemudian tambahkan merica dan garam, aduk lalu angkat.
Hidangkan bubur dalam mangkok. Atasnya beri adonan isi. Hidangkan bersama sambal botol.


Pita Keju Pemulih Energi

Pita Keju, menu praktis pemulih energi untuk si kecil saat berbuka puasa.
Bahan Roti Pita:
500 gr tepung terigu
2 sdt ragi instan
1/2 sdm gula halus
1/2 sdt garam
4 sdm minyak zaitun
225 ml air hangat
100 gr keju cheddar, potong sesuai selera

Untuk topping:
200 gr daging giling
1 bawang bombai, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
1 bh tomat, potong dadu
100 gr sayuran campur
2 btg seledri, cincang halus
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt bubuk paprika

Cara Membuat:
1. Topping: Campur dan aduk rata.
2. Roti pita: Campur tepung terigu, ragi instan, gula dan garam. Buat lubang di tengahnya, masukkan minyak zaitun dan air hangat (sedikit demi sedikit). Uleni hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Pada tahap ini mungkin diperlukan penambahan tepung. Tutup dengan serbet, diamkan sekitar 50-60 menit sampai adonan naik.
3. Setelah adonan naik, bagi adonan menjadi dua. Gilas masing-masing dengan rolling pin setebal kira-kira 1/2 cm saja. Bentuk oval. Olesi permukaan dengan minyak zaitun, dan beri campuran topping di bagian tengah.
4. Beri potongan keju di bagian pinggir. Gulung adonan ke tengah membentuk oval, satukan bagian ujung.
5. Beri potongan tomat di atasnya dan panggang di oven sampai topping dan roti matang.

Untuk 6 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 287 Kal
Protein: 16,1 g
Lemak: 11,3 g
Karbohidrat: 34,4 g